48 Tahun Kabupaten Bengkulu Utara Berdiri, Fasilitas UPTD Puskeswan Naungi Lima Kecamatan Masih Terkesan Miris

0
733

Daerahpost.com, Kerkap – Jelang Hari Raya Idul Adha 1446 H/2025, Petugas Pemeriksaan Kesehatan Hewan (PPK) dihadapkan dengan tantangan berat. Termasuk juga PPK UPTD Puskeswan Kerkap. Rabu, (28/05/2025).

UPTD Puskeswan Kerkap memiliki wilayah kerja yang cukup luas, namun jumlah petugas hanya segelintir orang. Secara kewilayahan, UPTD Puskeswan Kerkap menaungi lima Kecamatan, diantaranya:

  1. Kecamatan Kerkap
  2. Kecamatan Hulu Palik
  3. Kecamatan Air Napal
  4. Kecamatan Tanjung Agung Palik
  5. Kecamatan Air Besi

Sedangkan Jumlah Petugasnya masih minim. Jumlah petugas di UPTD Puskeswan Kerkap, hanya berjumlah sepuluh orang, dengan rincian sebagai berikut:

  1. Tiga orang Pegawai Negeri Sipil (PNS)
  2. Empat orang Non Aparatur Sipil Negara (ASN)
  3. Tiga orang Petugas diperbantukan dari Dinas Pertanian Holtikultura dan Peternakan (DPHP) Kabupaten Bengkulu Utara. (Diturunkan pada saat ada kegiatan vaksin masal)

Saat dibincangi oleh awak media, Edi Supriyanto selaku petugas Administrasi UPTD Puskeswan, sekaligus merangkap sebagai Petugas Pemeriksaan Kesehatan  (PPK) hewan, menyampaikan bahwa pada UPTD Puskeswan Kerkap setiap tahun selalu melaporkan hasil pemeriksaan kesehatan hewan kurban.

Namun ketika disinggung mengenai Juklak juknis pemeriksaan dilakukan oleh siapa dan apa saja yang alat diperlukan saat memeriksa kesehatan hewan, Edi Supriyanto mengatakan hanya sarung tangan. Sementara alat lain termasuk APD lainnya, tidaklah terlalu penting bagi Edi.

Edi Supriyanto justru terlihat lebih tertarik bercerita tentang minimnya fasilitas dan Tenaga (Dokter Hewan). Mengingat saat ini Dokter Hewan yang pernah ada sudah putus kontrak.

Edi Supriyanto juga menyampaikan bahwa pemeriksaan hewan (termasuk hewan Kurban), dilakukan oleh petugas yang tidak memliki sertifikat lisensi. Tetapi PPK yang ada pernah ikut pelatihan sebelum bertugas.

Edi sampaikan bahwa selama ini, Pemeriksaan Kesehatan dilakukan oleh petugas yang hanya cukup bermodalkan pengetahuan melalui pelatihan, tanpa harus lisensi atau sertifikat profesi, asalkan pegang Surat Keputusan Kepala Dinas.

“Beginilah pak situasi UPTD Puskeswan Kerkap ini, kami di sini petugasnya hanya 7 orang, tiga orang PNS, Empat orang petugas Non ASN, dan jika ada giat masal, ada 3 orang diperbantukan dari dinas. Saat ini dokter tidak ada, sementara untuk Petugas Pemeriksa Kesehatan Hewan dilakukan oleh Petugas medik, termasuk saya.” Terang Edi Supriyanto.

“Saya senang didatangi oleh pihak media, setidaknya melalui berita, setidaknya kedepannya UPTD ini dilengkapi fasilitasnya, petugasnya ditambah lagi, yang terpenting itu Dokter. Setidaknya satu UPTD satu orang dokter.” Harap Edi agar aspirasinya didengarkan Pimpinan Daerah.

Sementara, Sulaksono, S.Pt., selaku Kepala UPTD Puskeswan Kerkap saat ditanyakan awak media kapan datang ke UPTD Puskeswan Kerkap untuk dapat diwawancarai secara ekslusif, Sulaksono, S.Pt,. belum memberi jawaban.

Berkemungkinan saat mau menjawab pesan WhatsApp awak media, Sulaksono, S.Pt,. Mendadak dapat telepon dari peternak, yang memberitahukan bahwa Sapi peternak tersebut minta kawin, sehingga Sulaksono, S.Pt., selaku Kepala UPTD Puskeswan Kerkap belum berikan jawaban.

Jika dilihat dari sisi prioritas, kepentingan UPTD Puskeswan Kerkap lebih penting dari pada acara pesta peringatan Hari Ulang Tahun Kota Argamakmur. Tetapi sayangnya, kepentingan untuk penganggaran peningkatan fasilitas UPTD Puskeswan Kerkap yang melayani 5 Kecamatan ini termarjinalkan oleh kepentingan acara pesta memperingati HUT Kota Argamakmur.

Meskipun pada kenyataannya, Berternak salah satu harapan bagi peternak dapat menjadi solusi alternatif biaya sekolah anak-anaknya.

Pada tahun 2023, acara HUT Kota Argamakmur menelan Anggaran sebesar 800jt, sementara untuk melengkapi fasilitas UPTD Puskeswan, ditaksirkan kurang dari 500jt. Bahkan jika dialokasi anggaran 500jt, diperkirakan sudah bisa menggratiskan inseminasi buatan (IB). (Red)

Artikulli paraprakAwal Pelaksanaan Pekerjaan, Pemdes Magelang Laksanakan Titik Nol Pekerjaan
Artikulli tjetërKetua DPRD Kabupaten Bengkulu Ikuti Prosesi Upacara Pengibaran Bendera Hari Kesaktian Pancasila

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini