11 C
New York
Selasa, Mei 12, 2026

Buy now

Beranda BENGKULU Becik Ketitik, Ala Ketara: Polemik Oknum Guru Seret Nama Kemenag Bengkulu Utara

Becik Ketitik, Ala Ketara: Polemik Oknum Guru Seret Nama Kemenag Bengkulu Utara

0
8

DP, Bengkulu Utara – Persoalan dugaan kecurangan yang melibatkan oknum guru di Kabupaten Bengkulu Utara kini berpotensi membuka tabir persoalan yang lebih besar di tubuh Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Utara. Polemik yang terus bergulir dinilai tidak lagi dapat dianggap sebagai persoalan sepele, sebab berpotensi menyeret persoalan ke ranah hukum apabila tidak segera ditangani secara terbuka dan profesional. (13/05/2026)

Kasus ini bermula dari dugaan kecurangan yang dilakukan oknum guru terkait proses sertifikasi serta indikasi rangkap jabatan yang disebut telah berlangsung selama bertahun-tahun. Lambannya langkah dan keputusan dari pihak Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Utara memunculkan berbagai asumsi di tengah masyarakat.

Selain itu, sikap Kepala Kantor Kementerian Agama Bengkulu Utara yang dinilai sulit ditemui awak media turut menimbulkan tanda tanya. Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya upaya menghindari klarifikasi terhadap persoalan yang tengah mencuat.

Ironisnya, pasca beredarnya pemberitaan terkait dugaan kecurangan oknum guru tersebut, pihak Kementerian Agama Bengkulu Utara diketahui telah mengirim utusan ke satuan pendidikan tempat oknum guru itu bernaung. Namun hingga berminggu-minggu berlalu, Kepala Kantor Kementerian Agama Bengkulu Utara belum juga berhasil dimintai keterangan maupun hak jawab oleh awak media.

Redaksi media ini telah berupaya melakukan konfirmasi secara berulang. Namun melalui staf bernama Relti Handayani upaya tersebut belum membuahkan hasil dengan dalil Kepala Kantor sedang Dinas luar ke Jakarta dan MTQ ke Seluma. Padahal, keterbukaan informasi dan pemberian hak jawab merupakan bagian penting dalam menjaga objektivitas pemberitaan sekaligus menghindari berkembangnya asumsi liar di tengah publik.

Apabila persoalan pada satuan pendidikan tempat oknum tersebut bernaung tidak segera direstorasi dan dibenahi, maka muncul dugaan adanya pembiaran oleh pihak terkait. Terlebih, nilai kejujuran dan keadilan sejatinya menjadi prinsip yang dijunjung tinggi dalam institusi pendidikan maupun keagamaan.

Redaksi media ini tetap membuka ruang seluas-luasnya kepada pihak Kementerian Agama Kabupaten Bengkulu Utara untuk memberikan tanggapan, klarifikasi, maupun hak jawab demi terciptanya pemberitaan yang berimbang dan terang benderang di hadapan publik.(Red)

Artikulli paraprakPolisi Ungkap Modus Penimbunan Solar Subsidi di Kota Bengkulu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini