13.6 C
New York
Senin, Mei 11, 2026

Buy now

Beranda BENGKULU Pemkab Bengkulu Utara Susun RKPD 2027, Hadapi Tantangan Penurunan Transfer Pusat

Pemkab Bengkulu Utara Susun RKPD 2027, Hadapi Tantangan Penurunan Transfer Pusat

0
38

DP, Bengkulu Utara – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) menggelar forum penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027.

Kegiatan yang berlangsung di Command Center Pemkab Bengkulu Utara pada Senin (9/3/2026) ini bertujuan merumuskan isu-isu strategis serta menentukan prioritas pembangunan daerah di tengah tantangan fiskal yang dihadapi pemerintah daerah.

Penyusunan RKPD 2027 ini berlandaskan pada sejumlah regulasi, di antaranya Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional, Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 tentang Tata Cara Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, serta RPJMD Kabupaten Bengkulu Utara Tahun 2025–2029.

Dalam sambutannya, Kepala Bapperida Kabupaten Bengkulu Utara, Dr. M. Dodi Hardinata, S.Sos., M.Si., menegaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 menjadi langkah awal untuk memastikan arah pembangunan daerah tetap selaras dengan visi dan misi kepala daerah.

Dalam RKPD Tahun 2027, Kabupaten Bengkulu Utara memprioritaskan percepatan pertumbuhan ekonomi melalui penguatan ketahanan dan transformasi ekonomi, sejalan dengan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Bengkulu Utara,” ujar Dodi Hardinata di hadapan para peserta forum.

Namun demikian, perencanaan pembangunan tahun depan juga dihadapkan pada tantangan fiskal yang cukup signifikan. Berdasarkan data yang dipaparkan dalam forum tersebut, alokasi Transfer ke Daerah (TKD) Kabupaten Bengkulu Utara pada Tahun Anggaran 2026 tercatat sebesar Rp1.071,44 miliar. Angka tersebut mengalami penurunan sebesar Rp129,53 miliar dibandingkan alokasi TKD tahun sebelumnya yang mencapai Rp1.200,97 miliar.

Penurunan alokasi transfer dari pemerintah pusat ini menjadi perhatian serius dalam penyusunan RKPD 2027. Pemerintah daerah dituntut lebih selektif dan efisien dalam menentukan program prioritas agar pembangunan tetap berjalan optimal meskipun dengan keterbatasan anggaran.

Meski menghadapi tantangan fiskal, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara tetap optimistis dapat mendorong transformasi ekonomi serta memperkuat ketahanan daerah.

Beberapa isu strategis yang diangkat dalam RKPD 2027 di antaranya peningkatan infrastruktur dasar, pengembangan sektor unggulan daerah, serta penguatan sumber daya manusia yang berdaya saing.

Musrenbang RKPD menjadi puncak dari rangkaian kegiatan Musrenbang yang sebelumnya telah dilaksanakan di tingkat kecamatan,” jelasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Bengkulu Utara, Gubernur Bengkulu yang diwakili Kepala Bapperida Provinsi Bengkulu, Wakil Ketua I DPRD Provinsi Bengkulu, unsur Forkopimda, jajaran OPD, serta para pemangku kepentingan lainnya. (adv)

Artikulli paraprakPolres Bengkulu Utara Ikuti Zoom Meeting dan Tanam Raya Jagung Serentak Kuartal I Dukung Ketahanan Pangan Nasional
Artikulli tjetërSering Picu Polemik, Kini Bengkulu Utara Punya Perda Ketenagakerjaan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini