DP, Bengkulu Utara – UPTD Puskeswan Kerkap, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu, menarik untuk dilakukan research. Ternyata keterangan Edi Supriyanto (28/5) tidak sesuai data dan fakta. Etalase obat terlihat kosong ternyata bukan disebabkan tidak dianggarkan. (13/06/2025).
Jika mendengar keterangan Edi Supriyanto salah seorang petugas UPTD Puskeswan Kerkap, UPTD Puskeswan Kerkap seolah tidak dapat perhatian dari Pemerintah Daerah Kabupaten Bengkulu Utara. Seakan-akan kebutuhan UPTD tidak dianggarkan. Setelah dilakukan penelusuran, ternyata tahun 2024, UPTD Puskeswan Kerkap mendapatkan alokasi anggaran, bahkan nilainya puluhan Juta.
Setelah mengetahui adanya anggaran yang teralokasikan untuk UPTD Puskeswan Kerkap, maka awak media mencoba meminta hak jawab lengkap dari Sulaksono, S.Pt selaku Kepala UPTD Puskeswan Kerkap. Namun hak jawab belum bisa didapatkan secara lengkap, hanya baru sebatas berbalas chat saja, itupun sekedarnya.
Hingga saat ini, Sulaksono, S.Pt belum dapat diwawancarai secara langsung. Walaupun beberapa kali sudah sepakat untuk bertemu di UPTD, namun masih gagal untuk dilakukan. Gagal temu bukan karena Sulaksono , S.Pt sengaja menghindar dari cecaran pertanyaan awak media, tetapi Kepala UPTD Puskeswan Kerkap masih sangat sibuk.
Pasca ditanyai mengenai anggaran obat-obatan untuk kesehatan hewan tahun anggaran 2024 oleh awak media, tentang apakah pada tahun 2024 pihak UPTD Puskeswan Kerkap pernah menerima obat-obatan dari Kepala Bidang Peternakan, Kepala UPTD Puskeswan Kerkap malah mengirimkan foto nota belanja tahun anggaran 2025.
Menariknya, jika dilihat dari foto yang dikirim kepada awak media, Berita Acara Survey Harga malah lahir kembar dengan nota belanja. Tentu hal tersebut terindikasi penyimpangan melawan hukum, karena sejatinya Survey Harga tidak dapat lahir dalam satu waktu dengan nota belanja.
Sementara Abdul Hadi, S.Pt., MM Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura dan Peternakan (TPHP) Kabupaten Bengkulu Utara belum dapat dimintai hak jawab sebagai pengguna anggaran (PA). Dalam beberapa hari terakhir terpantau Kepala Dinas TPHP juga masih sibuk, Kepala Dinas TPHP terlihat sedang mendampingi Bupati, sehingga belum sempat membuka Handphone dan melihat adanya beberapa panggilan tak terjawab. (Red)

