DP, Bengkulu Utara – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bengkulu Utara kembali melaksanakan rangkaian Safari Ramadan 1447 H. Kali ini, mewakili kepala daerah, Sekretaris Daerah (Sekda) Bengkulu Utara H. Fitriyansyah, S.STP., MM., hadir langsung menyapa masyarakat di Masjid Al Muttaqin, Desa Tanjung Karet, Kecamatan Air Besi, Jumat (27/2/2026).

Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa agenda tahunan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan jembatan komunikasi yang krusial antara pemerintah dan masyarakat.
Ia menyampaikan bahwa Safari Ramadan menjadi momentum terbaik untuk menyambung tali silaturahmi sekaligus mempererat hubungan antara umaroh (pemerintah) dan ulama. Sekda juga mendorong masyarakat agar aktif menyampaikan kebutuhan dan persoalan pembangunan desa.
“Silakan sampaikan apa yang dibutuhkan desa kepada tim safari. Kami hadir di sini untuk mendengar langsung aspirasi bapak dan ibu agar nantinya dapat segera ditindaklanjuti oleh pihak terkait,” ujar Sekda di hadapan para jamaah.

Mewakili masyarakat, Kepala Desa Tanjung Karet, Sarkawi, S.Pd., Mi.Kom., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kehadiran jajaran Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara.
“Saya mewakili masyarakat Desa Tanjung Karet mengucapkan terima kasih yang tak terhingga. Tentunya ini suatu kehormatan bagi kami. Ini sebagai wujud bahwa Pemerintah Daerah menunjukkan kami masih memiliki tempat untuk mengadukan keluh kesah,” ujar Sarkawi.
Terkait aspirasi yang disampaikan, Sarkawi mengungkapkan bahwa kebutuhan mendesak masyarakat saat ini adalah ketersediaan sumber air bersih.
“Iya, masyarakat sangat membutuhkan sumber air bersih. Dalam momentum ini kami menyampaikan permohonan sebagaimana diutarakan bapak Sekda. Kami sangat berharap ke depan desa kami mendapatkan solusi mengenai minimnya sumber air bersih,” jelasnya.

Ia menambahkan, selama ini masyarakat hanya mengandalkan sumber air bersih dari Program Pamsimas yang kini sudah mengalami overload. Sekitar 85 persen warga masih mengandalkan air sungai untuk mandi dan mencuci.
“Mengingat air bersih merupakan faktor risiko kesehatan masyarakat, kami sangat berharap melalui program air bersih ini kesehatan masyarakat juga dapat ditingkatkan, sejalan dengan arahan Presiden melalui Menteri Kesehatan,” tambahnya.
Sepanjang kegiatan Safari Ramadan berlangsung, suasana tampak penuh khidmat. Sesi ceramah agama yang disampaikan oleh Ustad H. Syahroni, S.Ag., turut memberikan motivasi kepada jamaah agar tetap menjaga semangat ibadah dan etos kerja selama menjalankan ibadah puasa.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap sarana ibadah, Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara menyerahkan bantuan dana pembangunan masjid sebesar Rp10.600.000 yang diterima langsung oleh masyarakat dan jajaran Pemerintah Desa Tanjung Karet.
Dalam sesi pengabadian momen, Sekda Bengkulu Utara didampingi Camat Air Besi, Sekretaris PU-PR, Asisten II, serta unsur terkait lainnya. Kehadiran jajaran tersebut menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat Tanjung Karet benar-benar didengar langsung oleh pemerintah daerah selaku pemegang kebijakan. (Red)

