Konflik Agraria Memanas, Keamanan Perusahaan Diduga Tembak Petani

0
83

DP, Bengkulu Selatan – Dilansir dari laman regional.kompas.com, Lima petani di Desa Kembang Seri, Kecamatan Pino Raya, Kabupaten Bengkulu Selatan, mengalami luka tembak setelah diduga ditembak oleh oknum keamanan sebuah perusahaan perkebunan kelapa sawit, Senin (24/11/2025).

Direktur Eksekutif Walhi Bengkulu, Dodi Faisal, menjelaskan bahwa insiden itu terjadi ketika pihak perusahaan melakukan aktivitas penggusuran lahan yang diklaim sebagai area perkebunan sawit. Warga yang mencoba menghentikan aktivitas tersebut kemudian terlibat bentrok dengan pihak keamanan perusahaan.

“Konflik agraria antara petani dan perusahaan ini sudah berlangsung lama. Hari ini perusahaan mendozer lahan, masyarakat menahan, lalu terjadilah penembakan oleh oknum pengaman perusahaan,” ujar Dodi saat dikonfirmasi melalui telepon.

Menurut Dodi, lima petani yang menjadi korban yaitu Linsurman, Susanto, Edi Hermanto, Suhardin, dan Buyung.

“Datuk Buyung terkena tembakan di dada sebelah kanan. Warga melihat langsung pelaku penembakan yang merupakan keamanan perusahaan. Senjata pelaku sudah diamankan masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Bengkulu Selatan, Iptu Akhyar Anugerah, menyampaikan bahwa pihaknya tengah menuju lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan awal.

“Kami masih dalam perjalanan. Sepengetahuan kami, tidak ada aparat kepolisian yang bertugas melakukan pengamanan di lokasi tersebut,” ujarnya.
Ia menambahkan, polisi akan mengumpulkan bukti dan keterangan terkait peristiwa tersebut. “Kami masih mengumpulkan informasi,” tegasnya. (Red)

Artikulli paraprakIsu Kecurangan Pilkada Menguat, Pihak Gubernur Masih Bungkam
Artikulli tjetërInspektorat Bengkulu Utara Diduga Tak Transparan, Audit Tipikor Menggantung Berbulan-bulan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini