24.9 C
New York
Rabu, Mei 20, 2026

Buy now

Beranda BENGKULU BPBD Bengkulu Utara Gelar Simulasi Evakuasi Mandiri Peringati HKB 2026

BPBD Bengkulu Utara Gelar Simulasi Evakuasi Mandiri Peringati HKB 2026

0
138

DP, Bengkulu Utara – Dalam rangka memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) Nasional yang jatuh setiap 26 April, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bengkulu Utara melaksanakan Apel Kesiapsiagaan dan kegiatan simulasi evakuasi mandiri pada Minggu (26/04/2026).

Persiapan Simulasi Evakuasi dan Penyelamatan Korban (Dok. DP 26/04/2026)

Kegiatan ini juga bertepatan dengan momentum pengesahan Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana, yang menjadi landasan penting dalam upaya mitigasi dan penanganan bencana di Indonesia.

Simulasi Evakuasi dan Penyelamatan Korban (Dok. DP 26/04/2026)

Sejak pukul 07.30 WIB, kawasan Pantai Lais yang berada tidak jauh dari Kantor Polsek setempat telah dipadati para peserta. Kegiatan ini diikuti oleh berbagai unsur relawan dan instansi terkait, di antaranya TRC BPBD, Basarnas, TAGANA, PBK, PMI, serta pihak lain yang terlibat dalam penanggulangan bencana.

Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan sinergi dan kekompakan lintas sektor dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana.

Acara ini turut dihadiri oleh Bupati Bengkulu Utara yang diwakili oleh Asisten II Setdakab Bengkulu Utara, Ir. Alfian, MM. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kesadaran serta kesiapan individu dan keluarga dalam menghadapi bencana.

Peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum penting untuk membangun kesadaran bersama dan memperkuat kesiapan kita dalam menghadapi bencana. Dengan mengusung tema SIAP UNTUK SELAMAT, BERSATU DALAM SIAGA TANGGUH MENGHADAPI BENCANA’,” ujar Alfian.

Ia juga menambahkan bahwa tema tersebut menekankan pentingnya tindakan nyata yang dimulai dari tingkat individu dan keluarga sebagai garda terdepan dalam menghadapi situasi darurat.

Kegiatan Apel Kesiapsiagaan dan Simulasi Evakuasi Mandiri berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh antusias. Hal ini terlihat dari semangat para peserta dalam mengikuti simulasi, serta kehadiran para undangan yang memiliki peran penting dalam sistem kesiapsiagaan bencana, termasuk tim medis dari Puskesmas setempat.

Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bastian, S.Sos selaku Ketua Panitia penyelenggara Apel Kesiapsiagaan dan Simulasi Evakuasi Mandiri oleh BPBD, juga menyampaikan rasa terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut.

Saya Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan dalam hal ini mewakili Bapak Kepala Pelaksana, mengucapkan ribuan terimakasih kepada seluruh pihak yang terlibat dalam menyukseskan kegiatan ini.” ujar Bastian.

imbuhnya “mohon dukungan seluruh masyarakat, agar kedepannya kegiatan seperti ini dapat kita laksanakan secara kontinu dan terlaksana setiap Kecamatan di Kabupaten Bengkulu Utara. Tentunya kegiatan seperti ini bertujuan untuk memberikan edukasi mengenai kesiapan masyarakat dalam menghadapi bencana sesuai potensi  wilayah masing-masing. Melalui edukasi masyarakat mengenai upaya evakuasi dan penyelamatan,  masyarakat akan siap dan tangguh dalam menghadapi datangnya bencana.”


Berdasarkan hasil pantauan awak media, Berikut daftar OPD yang turut menghadiri:

  1. Ketua DPRD Kabupaten Bengkulu Utara Parmin, S.Ip
  2. Dinas Pendidikan Kabupaten Bengkulu diwakili oleh Sekretaris Budiman, S.Pd, M.Pd. beserta rombongan
  3. Dinas Kominnfo, Kepala Dinas Nirwan Tomeri, SH. beserta rombongan
  4. Dinas sosial Kabupaten Bengkulu Utara yang diwakili salah seorang Kepala Bidang dan Rombongan
  5. Kepala satuan Pol-PP, Sasman, SP
  6. Kodim 0423 Bengkulu Utara yang diwakili oleh Kepala Staf Kodim dan Komandan tentara militer Lais Kapten Inf. Aprial, serta anggota
  7. Polres Bengkulu Utara, yang diwakili oleh Kasat Samapta, Iptu Ratno, S.H. Kabag OPS AKP Rully Zuldh Fermana, S.I.K., M.Si, Kapolsek Lais Iptu Deni Mashuri S.H serta anggota lainnya
  8. Camat Lais, Venti Herlina, S.STP., M.Si serta jajarannya.
  9. Lurah Lais serta jajaran.
  10. Perwakilan tujuh Desa di Kecamatan Lais yang berpotensi rawan bencana.
  11. Dst…
Artikulli paraprakSertifikasi Guru Harus Sesuai Aturan, Manipulasi Data Terancam Diskualifikasi
Artikulli tjetërBupati Arie Septia Adinata Salurkan Bantuan RTLH, Sembako, dan Kursi Roda di Kerkap

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini