25.3 C
New York
Jumat, September 4, 2026

Buy now

Beranda DAERAH LEBONG Video Bermuatan Seksual Tersebar, Anak Korban di Lebong Disebut Trauma dan Sempat...

Video Bermuatan Seksual Tersebar, Anak Korban di Lebong Disebut Trauma dan Sempat Tak Sekolah

15

DP, Lebong – Orang tua anak yang menjadi korban penyebaran video bermuatan seksual mengaku mengalami trauma setelah mengetahui video yang melibatkan anaknya tersebar di tengah masyarakat.

Orang tua korban juga mengaku hingga saat ini belum mendapatkan kunjungan maupun pendampingan dari Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Lebong sejak persoalan tersebut terjadi.

Belum ada yang datang, Pak. Selama kejadian menimpa anak kami, baru inilah bapak-bapak yang datang,” ujar ibu korban saat ditemui awak media, 3 Agustus 2026.

Menurutnya, pihak keluarga pertama kali mengetahui keberadaan video tersebut setelah informasi mengenai penyebarannya diketahui. Keluarga kemudian meminta pendapat salah seorang kerabat yang berprofesi sebagai anggota kepolisian.

Kami sudah tahu terkait video itu, kebetulan ada kakak angkat bapaknya yang juga polisi. Jadi kami minta pendapatnya. Dialah yang membantu bapaknya anak-anak melaporkan kejadian tersebut ke Polres,” ungkapnya.

Dampak psikologis juga disebut dirasakan oleh anak korban. Sang ibu mengatakan anaknya sempat enggan bersekolah selama lebih dari satu bulan setelah mengetahui video tersebut beredar.

Anak kami juga sempat drop, tidak mau sekolah lagi. Sebulan lebih dia tidak sekolah. Tapi setelah kami bicarakan dengan gurunya, barulah anak kami kembali sekolah,” tuturnya.

Kondisi tersebut membuat keluarga berharap adanya perhatian dan pendampingan dari instansi yang memiliki kewenangan dalam perlindungan perempuan dan anak, khususnya dalam memberikan dukungan kepada anak yang menjadi korban penyebaran konten bermuatan seksual.

Menindaklanjuti keterangan keluarga tersebut, awak media kemudian mencoba mengonfirmasi Dinas PPA Kabupaten Lebong pada 4 September 2026. Konfirmasi dilakukan untuk memperoleh penjelasan dan hak jawab terkait dugaan belum adanya pendampingan atau kunjungan terhadap anak korban.

Namun, hingga berita ini ditulis, Plt. Kepala Dinas PPA Kabupaten Lebong belum memberikan tanggapan atas konfirmasi yang disampaikan awak media.

Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada Dinas PPA Kabupaten Lebong maupun pihak-pihak terkait lainnya apabila hendak memberikan penjelasan mengenai penanganan dan pendampingan terhadap anak korban. (Red)

Artikulli paraprakDiduga Libatkan Pelajar SMK, Video Tak Senonoh di Danau Picung Dilaporkan ke Polisi
Artikulli tjetërVideo Asusila Pelajar Lebong Beredar, Laporan Orang Tua Masih Dipertanyakan