DPRD Bengkulu Utara Desak Perbaikan Irigasi di Tanjung Agung Palik, Produksi Petani Terancam Stagnan

0
66

DP, Bengkulu Utara – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bengkulu Utara, Eko Putra, mendorong pemerintah daerah agar segera mempercepat perbaikan jaringan irigasi pertanian di Kecamatan Tanjung Agung Palik (TAP).

Pasalnya, kondisi infrastruktur irigasi yang saat ini banyak mengalami kerusakan dinilai menjadi salah satu penghambat utama dalam upaya peningkatan produksi pertanian di wilayah tersebut.

Menurut Eko Putra, kerusakan jaringan irigasi tersebut telah lama dikeluhkan oleh para petani setempat. Kondisi ini menyebabkan distribusi air ke lahan persawahan tidak berjalan lancar, sehingga berdampak pada hasil panen yang belum optimal.

Hasilnya masih sama seperti tahun-tahun sebelumnya, usulan masyarakat masih banyak berkaitan dengan persoalan fisik, seperti drainase dan jalan. Itu yang paling banyak diminta masyarakat,” ujar Eko Putra, anggota DPRD dari Fraksi Partai NasDem.

Ia menjelaskan, perbaikan infrastruktur fisik seperti irigasi dan jalan usaha tani merupakan kebutuhan mendesak yang harus segera dipenuhi pemerintah daerah.

Terlebih lagi, peningkatan produksi pertanian merupakan salah satu visi Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani serta mengurangi beban ekonomi masyarakat.

Sebagai legislator dari Daerah Pemilihan (Dapil) III, Eko Putra berharap aspirasi masyarakat terkait pembangunan tersebut dapat segera direalisasikan.

Tujuannya jelas, jika sarana fisiknya diperbaiki, maka produksi pertanian masyarakat akan meningkat dan dapat meminimalisir terjadinya alih fungsi lahan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan, apabila kondisi irigasi terus dibiarkan rusak, dikhawatirkan para petani akan enggan menggarap lahannya dan memilih beralih profesi, bahkan menjual lahan pertanian mereka untuk kepentingan non-pertanian. Oleh karena itu, dirinya berkomitmen untuk terus memperjuangkan anggaran perbaikan irigasi dalam pembahasan APBD mendatang.

Harapan kami, Dinas Pertanian dan Dinas Pekerjaan Umum dapat segera turun tangan melakukan asesmen dan merealisasikan perbaikan, agar musim tanam berikutnya tidak lagi terkendala masalah air,” pungkasnya. (Adv)

Artikulli paraprakKomisi I DPRD Bengkulu Utara Soroti Banyaknya Plt Kepsek, Dinas Pendidikan Diminta Bergerak Cepat
Artikulli tjetërPotensi Pajak Belum Tergarap Maksimal, DPRD Bengkulu Utara Dorong Bapenda Bergerak

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini