DP, Bengkulu Utara – Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII Kodam XXI/Radin Inten resmi dimulai melalui kegiatan ground breaking atau peletakan batu pertama di Desa Taba Tembilang, Kecamatan Kota Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, Rabu (9/9/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari program TNI Angkatan Darat melalui Kodim 0423/Bengkulu Utara dengan mengusung tema “TNI-AD Hadir Untuk Rakyat.” Pembangunan jembatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan akses dan mobilitas warga.
Mewakili Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bengkulu Utara, Agus Sulaiman, S.Pi., M.Ling., turut menghadiri kegiatan tersebut bersama Asisten I Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara.
Kegiatan juga dihadiri Kabag Ops Polres Bengkulu Utara Kompol Rully Zuldhi Permana, S.I.K., M.Si., perwakilan Kejaksaan Negeri Arga Makmur, Camat Kota Arga Makmur, aparatur Desa Taba Tembilang, serta tokoh masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara mengapresiasi dimulainya pembangunan tersebut. Pemkab menilai pembangunan infrastruktur melalui sinergi pemerintah daerah dan TNI AD merupakan bagian penting dalam mendukung peningkatan akses serta kesejahteraan masyarakat.
“Tentunya kita sangat mengapresiasi atas lancarnya kegiatan tersebut. Antusiasme masyarakat merupakan cerminan bahwa kegiatan ini mendapat dukungan dari masyarakat,” ujarnya sebagai legitimate Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur tersebut juga memperlihatkan kuatnya semangat kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung pembangunan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Dandim 0423/Bengkulu Utara Letkol Czi Muhamad Jumali, S.T., M.MT., menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Perintis Garuda merupakan salah satu bentuk nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat.
“Kehadiran TNI bukan hanya untuk menjaga pertahanan negara, tetapi juga hadir langsung membantu mempermudah kehidupan masyarakat. Kami mengharapkan dukungan penuh dari seluruh elemen warga agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa hambatan,” ujar Dandim.
Ia juga mengajak masyarakat untuk mengedepankan semangat gotong royong serta menjaga komunikasi yang baik apabila terdapat dinamika selama proses pembangunan berlangsung.
Rangkaian kegiatan ground breaking kemudian dilanjutkan dengan video conference bersama jajaran komando atas, penyerahan simbolis peralatan kerja kepada personel pelaksana, serta foto bersama.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Tahap VII mendapat respons positif dari masyarakat Desa Taba Tembilang. Kehadiran infrastruktur tersebut diharapkan mampu membuka akses wilayah yang selama ini terkendala, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
Dengan pembangunan jembatan ini, sinergi TNI AD dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara diharapkan tidak hanya menghasilkan infrastruktur fisik, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap konektivitas dan kesejahteraan masyarakat. (Red)




