DP, Bengkulu Utara – Kegiatan pembangunan Jaringan Perpipaan dan Sambungan Rumah SPAM IKK Padang Jaya diduga menjadi ajang persekongkolan antara kontraktor pelaksana dan konsultan pengawas. Sejumlah temuan di lapangan memunculkan dugaan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan pekerjaan.
Berdasarkan hasil pengumpulan keterangan di lapangan, spesifikasi pekerjaan yang sedang berlangsung dinilai menimbulkan sejumlah pertanyaan. Mulai dari pekerjaan galian yang diduga tidak sesuai spesifikasi, hingga dugaan penggunaan pipa dengan ukuran lebih kecil dari yang telah ditetapkan dalam perencanaan.
Seorang warga masyarakat mengungkapkan adanya kejanggalan pada penggunaan material pipa di lokasi pekerjaan.
“Pemasangan pipa di simpang tiga Talang Dantik. Kemarin pekerja bilang seharusnya pakai pipa 4 inci, tapi karena kosong jadi diganti 3 inci,” ujar warga tersebut dengan nada heran, sambil menunjukkan foto pipa yang memiliki label spesifikasi tertentu.
Saat awak media melakukan peninjauan pada 3 Juni 2026 di lokasi, terlihat pekerjaan penimbunan pipa sepanjang kurang lebih ±980 meter sudah dilakukan. Kondisi tersebut menyulitkan proses verifikasi langsung terhadap spesifikasi pipa yang telah ditanam.
Selain itu, pada lokasi proyek (direksi keet), papan informasi yang memuat Detail Engineering Design (DED) tidak ditemukan terpasang, sehingga menimbulkan tanda tanya terkait keterbukaan informasi pekerjaan.
Upaya konfirmasi kemudian dilakukan kepada pihak pelaksana, Rahmat yang didampingi oleh temannya Tedi. Rahmat mengakui dirinya sebagai manajer lapangan dalam project tersebut. Ia menyebutkan bahwa dalam pekerjaan tersebut terdapat beberapa jenis ukuran pipa yang digunakan sesuai dengan perencanaan.
“Dalam pekerjaan ini ada beberapa jenis pipa, mulai dari 4 inci, 3 inci, dan seterusnya sesuai catatan kami,” ujar Rahmat sambil menunjukkan catatan manual.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh pekerjaan, termasuk ukuran galian, harus mengikuti gambar rencana. Menurutnya, lebar galian ditetapkan sekitar 40 cm.
“Tinggi, lebar, dan panjang galian harus sesuai. Lebar galian 40 cm, baik atas maupun bawah,” jelasnya.
Rahmat juga menyampaikan bahwa pemasangan pipa 4 inci telah mencapai sekitar 1.100 meter atau mendekati 50 persen progres pekerjaan.
Namun demikian, hasil pengamatan di lapangan menunjukkan adanya dugaan ketidaksesuaian, di mana lebar galian hanya berkisar sekitar 30 cm di bagian atas, dan bahkan kurang dari 20 cm pada bagian bawah galian.
Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait kesesuaian volume pekerjaan dengan spesifikasi teknis dalam kontrak. Jika benar terjadi penyimpangan, hal itu berpotensi memengaruhi kualitas dan nilai pekerjaan yang dibiayai oleh negara.
Di sisi lain, hingga berita ini diterbitkan, konsultan pengawas dari CV. Profil Consultant masih belum berhasil dikonfirmasi untuk memberikan klarifikasi terkait temuan di lapangan.
Perlu diketahui, proyek ini merupakan bagian dari:
- Kegiatan: Pembangunan Jaringan Perpipaan dan Sambungan Rumah SPAM IKK Padang Jaya
- Kontraktor Pelaksana: CV. Aleric Perdana Konstruksi
- Nomor Kontrak: HK0201-T/Bpbpk28.4.4/2026/345 (ADD ke-)
- Nilai Kontrak: Rp 2.319.316.800,00
- Konsultan Pengawas: CV. Profil Consultant
- Sumber Dana: APBN 2026




