LHP Hampir Rampung, Inspektur Diingatkan Tak ‘Main-Main’

0
120

DP , Bengkulu Utara – Inspektorat Kabupaten Bengkulu Utara akhirnya angkat bicara terkait perkembangan audit Desa Taba Padang R. Inspektur Markisman menyatakan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) penggunaan dana desa tahun 2022–2023 hampir rampung dan saat ini tinggal menunggu pemanggilan mantan kepala desa.

Berita Terkait:

  1. https://daerahpost.com/polhukam/skandal-desa-taba-padang-r-bendahara-tilap-dana-desa-kades-ikut-pusing/
  2. https://daerahpost.com/daerah/bengkulu-utara/inspektorat-bengkulu-utara-diduga-tak-transparan-audit-tipikor-menggantung-berbulan-bulan/
  3. https://daerahpost.com/bengkulu/audit-diduga-dimanipulasi-inspektur-bengkulu-utara-pilih-bungkam/

Pernyataan tersebut disampaikan Markisman di ruang kerjanya pada Senin (01/12/2025). Hadir pula Buyung Karim, Sekretaris Ormas Laskar Anti Korupsi (LAKI) Bengkulu Utara, yang secara tegas mengingatkan inspektorat untuk tetap menghargai proses hukum yang telah dilakukan pihak kepolisian.

Markisman menyebut audit terhadap penggunaan dana desa 2022–2023 sudah memasuki tahap akhir.

Audit itu sudah hampir rampung, tinggal memanggil mantan kades saja. Kades yang sekarang sudah diperiksa, sedangkan yang sebelumnya belum,” ujar Markisman.

Ia juga menjelaskan bahwa audit terhadap bendahara desa sebagaimana diminta Kades Taba Padang R, Zainul Amri, turut dipercepat penyelesaiannya menjelang pergantian tahun.

Terkait dugaan bendahara menilap dana desa, kami sudah lakukan konfirmasi awal. Nanti sebelum akhir tahun akan kami tanyakan kembali. Jika keterangan yang kami peroleh berbeda-beda, tentu itu akan menjadi temuan. Tidak mungkin saya mempertaruhkan karier untuk urusan seperti ini,” tegasnya.

Namun, pernyataan Markisman tersebut dinilai seolah menggeser hasil audit sebelumnya yang telah dinyatakan rampung oleh inspektur pembantu yang kini menjabat sekretaris inspektorat. Selain itu, Markisman diketahui tidak memiliki sertifikat auditor, berbeda dengan tim auditor yang telah melakukan rangkaian pemeriksaan sejak awal.

Di momen yang sama, Buyung Karim dari LAKI menyampaikan peringatan agar inspektorat tidak bermain-main dalam proses audit, terlebih kasus ini sudah menjadi perhatian publik.

Kami sebagai pegiat anti korupsi berharap inspektorat tidak bermain-main. Ini bukan lagi hal yang dapat ditutupi. Publik sudah mengetahui prosesnya sejak lama,” ujarnya.

Buyung menambahkan bahwa laporan audit sangat ditunggu oleh Unit Tipikor Polres Bengkulu Utara.

Penyidik sudah memeriksa berbagai pihak. Kami berharap inspektorat menghargai proses yang telah dilakukan kepolisian dan segera merampungkan laporan audit. Setelah mendengar penjelasan tadi, kami yakin laporan audit akan segera selesai,” tutupnya. (Red)

Artikulli paraprakPPDI Apresiasi Bupati Bengkulu Utara: Pemotongan TKD Tak Pengaruhi Siltap dan Tunjangan Perangkat Desa
Artikulli tjetërDana Desa Tahap II, Suka Makmur Selesaikan Pembangunan Gedung Posyandu

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini