Kades Tanjung Karet dan Taba Baru Selesaikan Perselisihan Warga Di Balai Desa

0
453

DP, Bengkulu Utara – Dua putri yang masih berusia remaja akhir, sempat berselisih akhirnya damai di tingkat Desa. Perdamaian antara kedua remaja ini difasilitasi oleh Dua Kepala Desa, yang lebih mengedepankan berikan pengayoman dan bimbingan terhadap warganya. Jum’at, (16/05/2025).

Menurut informasi, perselisihan dua putri ini memuncak pada Rabu (14/5) sore, sekira pukul 17.00 WIB. Dikarenakan emosi yang masih labil, sehingga dua putri ini sempat dikabarkan terlibat perkelahian di lokasi GOR perjuangan Argamakmur. Pada saat mereka menyaksikan pertandingan sepak bola.

Kedua remaja ini masing-masing berinisial RN dan WD. RN merupakan warga Desa Tanjung Karet Kecamatan Air Besi. Sedangkan WD warga Desa Taba Baru Kecamatan Lais. Meskipun RN berdomisili atau bertepatan tinggal di Desa Kalbang Kecamatan Lais, RN masih tercatat Adminduk sebagai warga Desa Tanjung Karet Kecamatan Air Besi.

Selaku Kepala Desa, Sarkawi, S.Pd., Mi.Kom tidak tinggal diam. Saat mendapati informasi adanya warga yang berselisih, Sarkawi, S.Pd., Mi.Kom langsung menghubungi WD, agar dapat hadir di Desa Tanjung Karet.

Undangan untuk RN agar dapat hadir di Desa Tanjung Karet (16/5), dimaksudkan  untuk dilakukan upaya perdamaian atas perselisihan yang telah terjadi secara kekeluargaan, dengan tujuan agar perselisihan ini tidak berlarut-larut  berkepanjangan. Agar membantu dirinya menyelesaikan permasalahan tersebut, Sarkawi, S.Pd., Mi.Kom juga tidak lupa menghubungi Ratno Kepala Desa Taba Baru untuk mendampingi RN hadir di Desa Tanjung Karet.

Hari ini (Jum’at), sekira pukul 89:49 WIB. RN dan WD berhasil dihadirkan di Balai Desa Tanjung Karet, Kecamatan Air Besi, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu. Tidak membutuhkan waktu yang lama, kedua Kepala Desa berhasil mendamaikan RN dan WD. Terlihat RN dan WD saling bersalaman dan saling memaafkan antar satu sama lain. Meskipun mulanya terlihat malu-malu, RN dan WD akhirnya bersalaman.

Disampaikan oleh Sarkawi, S.Pd., Mi.Kom, dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Selaku Kepala Desa, Demi dan karena Jabatannya, dirinya berkewajiban untuk menciptakan situasi yang kondusif. Karena itu ia bersyukur perselisihan yang telah terjadi dapat diselesaikan di tingkat Desa. Apalagi mengingat pemicu permasalahan tidak tergolong serius dan krusial.

Tidak hanya Sarkawi, S.Pd., Mi.Kom, Kepala Desa Tanjung Karet, nasehat yang positif juga disampaikan oleh Ratno selaku Kepala Desa Taba Baru. Pada kesempatannya, Ratno menyampaikan agar masyarakat lebih berhati-hati dalam menggunakan sosial media.

Ratno menyampaikan bahwa sosial media dapat memberi dampak positif yang sangat luar biasa bila dimanfaatkan secara tepat. Menurut Ratno sosial media dapat di jadikan wadah pembelajaran berbagai ilmu pengetahuan. Namun juga sebaliknya, jika tidak berhati-hati, maka sosial media akan menjadi musuh yang menyeramkan dan tidak terkalahkan, apabila masyarakat keliru dalam memanfaatkan media sosial. (Red)

Artikulli paraprakAkibat Tidak Transparan, Gugatan Sengketa Informasi Berlanjut Ke Meja Hijau
Artikulli tjetërHampir Dua Dekade Hasil Kebun Kas Desa Tidak Jelas Pengelolaannya, Masyarakat Beraksi Serta Melapor Ke APH

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini